DPMK Tuba Dan Kecamatan penawar Aji Buang Selah 

Tulang Bawang (SiekatTerkini.Com)-DinasPemberdayaan Masyarakat dan kampung/ kelurahan (DPMK)Dan Kecamatan penawar  Aji saling lempar  Tanggung jawab untuk pengawasan di kampung Pasar Batang  terkait Beredar Berita Pembangunan Onderlagh Yang Diduga Asal jadi. Jum’at (26/02/2021)

Pengerjaan jalan onderlagh sepanjang
250 Meter yang di alokasikan dari Dana Desa di kampung Pasar Batang Kecamatan Penawar Aji di Duga kuat asal-asalan.
Dari  pantaun  awak media di lapangan pengerjaan onderlagh di kampung pasar batang tepat nya di RT 7 RW 2 yang menelan anggaran sebesar Rp72, 2 juta asal-asalan.
Pasal nya pada penyusunan batu tidak di hampar pasir terlebih dahulu dan pada penyusunan batu tidak berdiri melaikan di susun tidur.
Itu semua sudah melencong dari juklak dan juknis pengerjaan.
Dengan hal tersebut kami selaku awak media mencoba mengkorfirmasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan kampung/ kelurahan kabupaten Tulang Bawang yang notabene sebagai pengawas tentang kegiatan pembangunan kampung yang bersumber dari ADD atau ADK.
Mereka (Kasi DMPK) mengatakan” kalau urusan teknis pengerjaan pembangunan kampung itu bukan urusan DMPK tapi urusan pihak kecamatan karena kampung di bawah kecamatan.
“Lagian sudah jelas di aturan kami selaku DMPK gak ada urusan dengan tehnis pembangunan kampung yamg berhak itu orang kecamatan. Papar nya kepada awak media.
Tak pupus di situ kami langsung menghubungi Seketaris kecamatan penawar aji (EDI) melalui sambungan telepon ia mengatakan “kalau masalah itu pihak kecamatan tidak ada wewenang terkait hal itu yang lebih intens terkai itu pihak DMPK karena mereka yang sepenuh nya membawahi kampung mass. Ucap nya kepada awak media. Dan juga kalau ada kerjan yg kurang Bagus itu nanti TPK yg  gelapor kan ke kami  Baru kami lapor ke PMDA kata nya sekcam ITu ” jadi kami hanya nungu laporan aja dari kantor “ujar nya!!
Mengenai hal ini kami mohon kepada Bupati Tulang Bawang Hj.Winarti SE, MH agar menindak kedua belah pihak tersebut kenapa mereka saling lempar tanggung jawab atau jangan-jagan mereka telah ada main mata untuk menutupi keborokan kampung yang akan merugikan negara.(Red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *