Portal Kagungan Ratu Kembali Menelan Korban Jiwa

Tubaba (SiekatTerkini.com)-Terjadi kecelakaan warga masyarakat kagungan ratu kecamatan Tulang Bawang Udik hingga meninggal dunia, terjadinya kecelakaan ini pada hari senin (29/03/2021).sekiranya pukul 13.00 wib korban meninggal dunia di RSUD yukum jaya selasa malam, korban dimakamkan selasa pagi jam 09.30 wib di TPU kagungan ratu. Kecamatan Tulang Bawang Udik.

Pasal-nya Kejadian itu bermula korban inisial YT (32) th, buruh bongkar muatan pasir yang berdiri di bak mobil yang berisi pasir tidak melihat portal jalan tersebut sehingga menghantam kepalanya

“Ya mas lagi-lagi menelan Korban, namanya Yanto meninggal semalam di rumah sakit, kejadiannya kemarin dia naik truk karena mau bongkar pasir,” kata salah satu warga sekitar yang enggan di sebutkan namanya, Selasa(30/03/2021).

Selaku warga sekitar berharap Pemerintah kabupaten Tulangbawang Barat bisa membuang Portal yang sudah lama berdiri tersebut, sehingga tidak ada lagi korban jiwa di kemudian hari.

“Ini sudah sekian kalinya korban kena portal ini sampai meninggal, pemerintah harus tanggap dengan masalah ini, meskipun di anggap tidak hati-hati tapi itu di luar kesadaran karena seketika otomatis sopir juga tidak melihat keadaan orang yang di dalam bak truk, disini kami minta di buang saja mas portal ini buat resah saja biar aman, jadi seolah-olah tempatnya angker karena setiap tahun bahkan hitungan bulan pasti ada korban jiwa,” ucapnya.

Di kediaman korban,Agus selaku kerabat dekat korban mengatakan kronologis kejadian tersebut, korban dari arah Panaragan Jaya hendak menurunkan pasir di Pulung Kencana RK V (lima) namun pada saat tepat di portal korban tidak melihat portal tersebut, sementara korban posisi berdiri di atas Pasir muatan mobil truk yang di tumpangi korban

Dirinya berharap agar pemerintah kabupaten Tulang Bawang Barat agar bisa melepaskan portal yang sudah banyak menelan korban tersebut,bahkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan adanya portal tersebut sudah 6 (enam) orang meninggal dunia.

“Saya selaku kerabat korban berharap agar portal tersebut bisa di buang mas,kalau memang harus ada portal iya di pindahkan dekat Tugu Ratu,kalau portal tetap disini seakan-akan jadi jebakan mas karena jalan yang bagus dan lurus sopir akan ngebut tapi kalau di geser ke Tugu Ratu posisinya mobil pasti ngerem, itulah yang jadi harapan saya dan warga kagungan ini, kami juga nanti akan beramai-ramai ke kepalo tiyuh menyampaikan agar portal itu bisa di pindahkan sehingga tidak ada lagi korban jiwa,” ucapnya.
(sod)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *