Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Puskesmas Menggala Tak Berfungsi

Tulang Bawang (SiekatTerkini.Com)- Instalasi Pengolahan Air Limbah atau yang lebih kita kenal sebagai IPAL adalah Sarana pengolahan air limbah agar tidak mencemari lingkungan, Puskesmas sebagai salah satu penghasil limbah cair seperti kegiatan cuci alat kesehatan, kegiatan MCK dan kegiatan laboratorium maka wajib memiliki IPAL dan harus melakukan treatment pada air limbah yang dihasilkan sebelum dibuang ke badan air seperti sungai atau kali/aliran air.

IPAL dikelola oleh Puskesmas dan menjadi tanggungjawab Petugas Kesehatan Lingkungan/Sanitarian sebagai operator IPAL.

Tujuan IPAL adalah penyaring dan membersihkan alir limbah yang dihasilkan sesuai dengan baku mutu yang diperbolehkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup, jika kadar kimia dan bakteri melebihi ambang batas maka harus dilakukan treatment lagi sehingga hasil angkannya memenuhi baku mutu

Namun di Puskesmas menggala IPAL tidak berfungsi padahal pembangunannya telah menyedot anggaran Rp 300 juta lebih APBD 2020 namun sampai sekarang belum berfungsi

Kepala puskesmas menggala Desma Damita saat ditemui diruang kerjanya rabu 21/04/2021 menyatakan pihaknya belum sama sekali menerima penyerahan IPAL tersebut bagaimana penggunaannya kami belum sama sekali diberitahu diatambah lagi tegangan listrik di puskesmas menggala belum sesuai untuk menggunakan instalasi tersebut jelasnya

“kami belum terima penyerahan semua tanggung jawab masih ada di dinas kesehatan, kami belum mendapatkan sosialisasi bagaimana menggunakan IPAL tersebut lagi pula tegangan listrik disini tidak memadai untuk penggunaan instalasi tersebu” jelasnya (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *