Ini Penjelasan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas kesehatan Tuba Terkait Ipal Takberfungsi

Tulang Bawang (SiekatTerkini.Com)- Terkait pemberitan di beberapa media online yang beredar belum berfungsinya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dipuskesmas menggala ini penjelasan Kepala bidang Sumber daya kesehatan (SDK) dinas kesehatan Tulang bawang Solihin angkat bicara, saat ditemui diruang kerjanya Senin (26/04/2021)

Menurutnya sejak jumat 23 april 2021 saya sudah memerintahkan untuk segera difungsikan IPAL di puskesmas menggala terkait kendala teknis seperti kurang memadainya tegangan listrik di puskesmas menggala akan dicarikan solusi dengan memasang instalasi listrik tersendiri,

Secepat nya kita akan datangkan tim teknis supaya petugas puskemas menggala agar kita latih cara yang khusus menangani IPAL tersebut akan segera kita lantik dan pekerjakan, tegasnya

Di beritakan sebelum nya Tulang Bawang Instalasi Pengolahan Air Limbah atau yang lebih kita kenal sebagai IPAL adalah Sarana pengolahan air limbah agar tidak mencemari lingkungan, Puskesmas sebagai salah satu penghasil limbah cair seperti kegiatan cuci alat kesehatan, kegiatan MCK dan kegiatan laboratorium maka wajib memiliki IPAL dan harus melakukan treatment pada air limbah yang dihasilkan sebelum dibuang ke badan air seperti sungai atau kali/aliran air.

IPAL dikelola oleh Puskesmas dan menjadi tanggungjawab Petugas Kesehatan Lingkungan/Sanitarian sebagai operator IPAL.

Tujuan IPAL adalah penyaring dan membersihkan alir limbah yang dihasilkan sesuai dengan baku mutu yang diperbolehkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup, jika kadar kimia dan bakteri melebihi ambang batas maka harus dilakukan treatment lagi sehingga hasil angkannya memenuhi baku mutu

Namun di Puskesmas menggala IPAL tidak berfungsi padahal pembangunannya telah menyedot anggaran Rp 300 juta lebih APBD 2020 namun sampai sekarang belum berfungsi

Kepala puskesmas menggala Desma Damita saat ditemui diruang kerjanya rabu 21/04/2021 menyatakan pihaknya belum sama sekali menerima penyerahan IPAL tersebut bagaimana penggunaannya kami belum sama sekali diberitahu diatambah lagi tegangan listrik di puskesmas menggala belum sesuai untuk menggunakan instalasi tersebut jelasnya

“kami belum terima penyerahan semua tanggung jawab masih ada di dinas kesehatan, kami belum mendapatkan sosialisasi bagaimana menggunakan IPAL tersebut lagi pula tegangan listrik disini tidak memadai untuk penggunaan instalasi tersebu” jelasnya




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *