Ketua Kelompok Bank Amartha Korban Penganiayaan Lapor ke Polres Tuba

Tulang Bawang– Merasa dirinya terancam Susi Seprida, Korban Penganiyayan Nasabah Penerima Pinjaman PT Amartha Mikro Fintek (BANK AMARTHA) Lapor Ke Polres Tulang Bawang.

Susi Seprida selaku ketua kelompok penagih pinjaman Bank Amartha dan keluarga melaporkan ke ranah hukum. Polres Tulang Bawang dengan nomor laporan : LP/B/195/V/2022/SPKT/POLRES TULANGBAWANG/POLDA LAMPUNG. Tindak Pidana Penganiyaan dan Kekerasan.

Dijelaskan Susi Seprida selaku ketua kelompok/Korban Penganiayaan Nasabah Penerima Pinjaman PT Amartha Mikro Fintek (BANK AMARTHA) awal keronologis kejadian tersebut bermula saat korban datang baik-baik menemui pelaku untuk menagih angsuran pinjaman Bank Amartha, sebesar Rp.118.000 (Seratus Delapan Belas Ribu Rupiah) namun tanpa disangka pelaku OD, tersulut emosi ketika ditagih angsuran, sekaligus melakukan penganiayaan.

“Saya datang kerumah OD (Pelaku), untuk menagih angsuran karena memang sudah jatuh tempo, namun ketika OD ditagih Langsung marah-marah dan langsung memukul dan menendang saya dan langsung pingsan.” Beber Susi Seprida dengan Rasa Trauma

Untuk diketahui Korban Mengalami memar dibagian dada sebelah kanan, memar paha Bagian sebelah kiri dan Rasa Trauma.

Sementara itu, Rudi selaku kepala Cabang PT Amartha Mikro Fintek (Bank Amarta) dalam hal ini siap membeck’af dan mendorong Polres Tulangbawang agar segera menindaklanjuti kasus penganiayaan tersebut.

“Kami siap membantu jika pihak polisi Polres Tulangbawang meminta data-data pelaku OD kami siap memberikan karena Memeng beliau Susi Seprida ini kami tunjuk sebagai ketua kelompok penagihan,” jelas Rudi saat ditemui awak media diruang kerjanya.

Ia berharap, Polres Tulang Bawang agar segera Menindaklanjuti Permasalahan tersebut dan pelaku bisa dijerat sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku. (Tim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *