Pengadaan Makan Minum DPRD Tuba Tahun 2021 Jadi Ajang Korupsi

TULANG BAWANG – Mekanisme dalam pengadaan makan minum dalam kegiatan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tulangbawang Tahun Anggaran 2021 menjadi sorotan.

Diketahui dalam proses pengadaan makan minum kegiatan tersebut menelan anggaran Rp 1.800.000.000,00 (satu milliar delapan ratus juta rupiah)yang mana mereka tidak menyediakan makan minum melainkan mereka memberikan uang tunai kepada setiap anggota DPRD saat hendak melakukan reses tersebut jelas Baina selaku kabag keuangan sekretariat DPRD kepada SiekatTerkini.com.

Selain permasalahan teknis pengadaan makan minum, harga yang di tetapkan dalam penyusunan anggaran tersebut juga di duga di mark up karena dalam satu porsi atau satu orang di hargai Rp 150.000 yang mana kita ketahui harga satu kotak nasi di rumah rumah makan yang ada di kabupaten Tulangbawang di lengkapi lauk rendang, ayam goreng dan ikan goreng tidak lebih dari Rp 75.000 (tujuh puluh lima ribu rupiah).

Sedangkan di tahun anggaran 2021 seluruh rakyat Indonesia sedang dilanda pandemi virus Covid-19 dan di terapkan oleh pemerintah dalam bentuk Kemendagri No 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Saat di konfirmasi Anton selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) dalam pengadaan makan minum kegiatan reses tahun 2021 lalu lebih memilih tidak berkomentar.

“Ya saya belum bisa menjawab pertanyaan dari rekan rekan, karena saya selaku bawahan. Saya akan kordinasikan dulu dengan pimpinan tetapi apa yang di pertanyakan ini saya rekam ya untuk bukti saya kepimpinan secepatnya akan saya kasih jawaban jelasnya pada Siekatterkini.com dan team,” jelasnya Selasa, (07/06/2022) saat ditemui di ruang kerjanya.

Sebelumnya diberitakan Siekatterkini.com, Anggaran makan minum jamuan tamu dalam dalam kegiatan reses anggota dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten tulang bawang tahun 2021 di duga menjadi ladang memperkaya diri oknum pejabat sekertariat setempat.

Pasalnya dari data yang di proleh Siekatterkini.com anggaran jamuan makan minum dalam kegiatan reses pada tahun 2021 mencapai Rp 1.800.000.000,00 ( satu miliar delapan ratus juta rupiah )yang di peruntukan sebanyak dua belas ribu orang tamu dan untuk satu orang anggarannya Rp 150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah).

Dimana dalam pelaksanaan pengadaan makan dan minum pada kegiatan reses tersebut tidak melalui proses tender sesuai peppres no 12 tahun 2021 tentang pengadaan barang/ jasa pemerintah di duga proses pelaksaan pengadaan makan dan minum kegiatan reses anggota DPRD kabupaten tulang bawang tahun 2021 di kerjakan oleh oknum pejabat sekertariat DPRD tualang bawang.

Saat di konfirmasi dalam beberapa waktu lalu Baina, selaku kabag keuangan sekertariat DPRD kabupaten tulang bawang mengatakan bahwa anggaran makan dan minum kegiatan reses tersebut berada pada bagian umum dan ada di adum ya memang saya mengetahuinya.

”Ya kegiatan itu ada di adum dan yang menjadi PPTK nya si anton, untuk proses pengadaan makan dan minum itu ya dananya kita serahkan ke tiap-tiap anggota dewan yang melakukan reses tersebut dan mereka yang mengadakan nya sendiri”, jelasnya.

Terpisah Holil, selaku anggota DPRD kabupaten tulang bawang yang diketahui salah satu kader terbaik dari partai berlambang matahari terbit tersebut saat di hubungi Siekatterkini.com melalui via telpon WhatsApp Rabu, 01 Mei 2022 membenarkan hal tersebut.

”Ya nggak lelang to, karena kami bekerja sama dengan warung warung yang ada di lokasi dimana kami melakaukan reses tersebut dan asal uangnya di pergunakan dengan semestinya atau sampean langsung ke sekertariat aja dan tanpa basa basi langsung mematikan telponnya”. (Red)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *